Jenis Rempah di Indonesia

Jenis Rempah di IndonesiaJenis Rempah di Indonesia, Indonesia sangat terkenal dengan kekayaan rempah-rempahnya. Banyak sekali rempahrempah yang dihasilkan di negara kita, antara lain: ketumbar, cengkeh, merica atau lada hitam, kayu manis, jahe, pala, kaempferia galanga, bawang merah, bawang putih, pala, jinten, kapulaga, merica, kapulaga, kalabet, bangle, kandis dan asam jawa, temulawak.

Baca juga artikel kami lainnya tentang Makan Di lembang Dengan Suasana Nyaman Dan Adem

Jenis Rempah di Indonesia

Bawang putih

Bawang putih bawang merah dan bawang putih merupakan salah satu sayuran yang menjadi menu pokok hampir di semua jenis masakan dengan fungsi sebagai penyedap masakan dan kegunaannya bagi manusia. Daerah penghasil bawang merah di Kalbar dan Kalsel.

Cengkeh

Cengkih merupakan rempah-rempah kuno yang sudah dikenal dan digunakan sejak ribuan tahun sebelum masehi. Pohon ini berasal dari kepulauan Maluku (Ternate dan Tidore), dulunya dikenal sebagai Kepulauan Rempah. Cengkih dulunya merupakan salah satu rempah paling populer dan mahal di Eropa, melebihi harga emas.

Kayu manis

Kayu manis sebuah penelitian menemukan bahwa menambahkan kayu manis ke dalam makanan penutup dapat menekan kadar gula darah tanpa menghilangkan rasa manis. Dan Kayu manis banyak terdapat di daerah Jambi, Sumatera Barat, dan Yogyakarta.

Jenis Rempah di Indonesia: Lada

Lada terutama diproduksi di pulau Bangka. lalu Lada memiliki manfaat untuk melegakan saluran pernapasan dan melancarkan aliran darah di sekitar kepala. Dan Lada juga digunakan sebagai bumbu.

ketumbar

Ketumbar Ketumbar adalah bumbu dan rempah-rempah. Bentuknya mirip dengan lada tapi kulitnya lebih kasar. Dengan adanya bumbu tersebut, aroma masakan akan lebih nyata. Biasanya, tanaman ini ditanam di kebun-kebun daerah dataran rendah dan pegunungan.

Biji kacang kemiri

Biji kemiri berbentuk bulat, banyak mengandung minyak, berfungsi sebagai masakan gastronomi pada kacang yang gurih. bisa juga sebagai pengganti santan. Bumbu masakan kemiri antara lain kuah kari, pepes, gulai, rempeyek. Di Indonesia, kacang dikenal dengan banyak nama. Diantaranya, kembiri, gambir, hambiri (Kelelawar); kemili (Gayo); kemiling (Lampu); buah buah keras (kareh, Mink.; Nias); keminting (Hari). Juga muncang (SD.); dèrèkan, pidekan, miri (Jw); kamèr, komr, mèr (Md.); dan lain-lain.

Jenis Rempah di Indonesia: kapulaga

Kapulaga Biasanya digunakan untuk penyedap masakan dan kue kering.  Sedangkan bila bijinya dihaluskan ditambah air untuk olesan. Ada dua jenis kapulaga yang banyak digunakan di Indonesia, yaitu kapulaga jawa (Amomum compactum) dan kapulaga sabrang India atau kapulaga.

Jahe

Jahe (Zingiber officinale) Tanaman rimpang, merupakan rempah dan bahan obat yang sangat populer. Jari-jari berbentuk rimpangnya yang menonjol di bagian tengah.

Jinten

Jinten biasanya tumbuh di daerah beriklim musim dingin atau di pegunungan. Bentuk jinten hampir seperti bulir tetapi lebih halus, sering dicampur dengan ketumbar jinten sebagai penyedap masakan daging. Seperti ketumbar, minyak jintenpun dapat digunakan untuk minuman keras. Biji jintan harum, rasa beraroma agak pedas. Jintan juga membantu menghangatkan tubuh dan memperkuat pencernaan di perut.

Gelang

Bangle adalah salah satu rempah-rempah yang diangkat-temuaan. Rimpangnya digunakan sebagai bahan dan bahan pengobatan. Tumbuhan ini dikenal di berbagai tempat dengan nama yang bervariasi: mungle (Aceh), bungle (Tapanuli), bolai kunik (Rana Minang), banglee’iy (Rejang), panglai (Pasundan/Sunda), pandhiyang (Madu), bale ( Makassar), panini (Bugis), unin makei (Ambon).

Buah Asam

Buah asam kandis dimanfaatkan. Buahnya beraroma asam, sedangkan kulit buahnya asam dan dibuat kelat baik menjadi bumbu dapur, selai, campuran Kari, maupun acar buah segar. Asam kandis banyak digunakan dalam masakan Sumatera, seperti ikan rebus dan daging rebus. Pemanfaatan lainnya adalah sebagai sumber pewarna.

Laos

Lengkuas merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang tergolong dalam temu-temuan. Rimpang tanaman mengandung minyak atsiri dan alkaloid yang digunakan sebagai stimulan. Tanaman kencur bisa dengan mudah tumbuh di dataran tinggi yang tanah pegunungannya gembur. Dalam dunia pengobatan, manfaat kaempferia galanga telah terbukti mampu mengobati berbagai macam penyakit. Diantaranya sebagai obat masuk angin, mengobati radang lambung, dan sebagai obat batuk

Asam jawa

Terkadang kuah asam. Buahnya tua, sangat matang dan kering, biasa disebut asem kawak. Nama “asam” digunakan oleh orang Melayu karena digunakan dalam masakan Jawa. Tanaman itu sendiri didatangkan oleh masyarakat India.

Cabai rawit Buah dapat diklasifikasikan sebagai sayuran atau bumbu, tergantung bagaimana menggunakannya. Sebagai bumbu, cabai pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penambah cita rasa makanan. Cabai merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan oleh petani di Indonesia karena memiliki harga jual yang tinggi dan memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah zat capsaicin yang berfungsi dalam pengendalian penyakit kanker. Selain itu vitamin C yang cukup tinggi pada cabai sehari-hari dapat memenuhi kebutuhan setiap orang.

Rempah-rempah Indonesia

Indonesia, dengan lebih dari 17.000 pulau tropis yang subur, adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Itu terletak di seberang Khatulistiwa dan mencakup jarak yang setara dengan seperdelapan keliling bumi. Rantai pulau membentang 5.100 kilometer dari Barat ke Timur dan 2.000 kilometer dari Utara ke Selatan. Terletak di tenggara daratan Asia dan utara dan barat laut Australia, rangkaian batu zamrud ini berada di antara samudra Hindia dan Pasifik. Negara khatulistiwa ini merupakan kombinasi unik dari fitur geografis dan posisi geo-ekonomi. Indonesia dikelilingi oleh titik temu utama lempeng tektonik Bumi dan dikelilingi oleh “cincin api” dunia.

Faktor-faktor ini telah menciptakan lingkungan yang sangat beragam yang kaya akan sumber daya alam (minyak, besi, emas, timah, nikel) serta sumber daya hayati dengan tingkat keanekaragaman hayati darat dan laut yang tinggi. Berkat posisi khatulistiwa, Indonesia ditutupi oleh hutan hujan tropis primer dengan sejarah alam yang kaya. Dengan demikian, Indonesia menyediakan kondisi iklim dan fitur geologi yang optimal yang mendukung spesies bunga asal tropis yang mencakup semua rempah-rempah utama seperti lada, capsicum (atau cabai), vanili, kayu manis, cengkeh, pala dan jahe. Dengan kekayaan alam yang begitu khas, sejak ribuan tahun yang lalu, Indonesia dikenal sebagai Kepulauan Rempah-Rempah.

Sejarah Rempah-rempah di Indonesia

Para sejarawan mencatat bahwa Indonesia telah menjadi pusat perhatian para pedagang sejak 300 SM. atau mungkin lebih awal. Pedagang Cina, India dan Arab yang diikuti oleh kekuatan Eropa mencari kekayaan rempah-rempah utama Indonesia saat itu, seperti cengkeh dan pala. Pala berasal dari Kepulauan Banda di Maluku bagian timur (Maluku), dan cengkeh awalnya ditemukan di pulau Bacan, Halmahera, Ternate, dan Tidore di Maluku. Lada yang berasal dari daerah perbukitan di bagian barat India menemukan rumah baru di Indonesia berabad-abad yang lalu, karena negara ini menyediakan kondisi iklim tropis basah yang tepat di mana tanaman dapat tumbuh subur.

Vanili yang merupakan tanaman asli dari Meksiko juga menemukan iklim panas dan lembab yang cocok di Indonesia. Selain itu, kayu manis Indonesia, cinnamomum burmannii, banyak ditemukan di Sumatera, yang juga merupakan bagian utama perdagangan barang antik. Jahe yang berasal dari China dibawa ke Indonesia untuk dibudidayakan di tanah tropis yang cocok. Cabai rawit, yang merupakan tanaman asli dari hutan basah Amazonia dan daerah semi-kering Brasil dan Bolivia, menemukan habitat yang cocok untuk iklim tropis untuk tumbuh dengan baik. Dalam buklet ini, lima rempah utama Indonesia akan diprofilkan: lada, vanili, kayu manis dan pala, rempah-rempah utama ekspor Indonesia, ditambah cengkeh.